Paket PROMO LIBURAN BALI - Natal 2011 dan Tahun Baru 2012 - PESAN SEKARANG, SEBELUM HABIS!!
Powered by MaxBlogPress 

69 Industri Pariwisata RI Berjualan di Bursa Pariwisata Dunia ITB Berlin

Posted on March 11th, 2010 by , under Berita.

Sebanyak 69 pelaku bisnis (industri) pariwisata Indonesia berjualan di bursa ITB (Internationale Tourismus Borse) Berlin, Jerman yang akan berlangsung pada 10-14 Maret 2010. Keikutsertaan industri pariwisata yang difasilitasi Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar) dan KBRI Berlin di bursa pariwisata terbesar dunia itu sebagai upaya menjaring kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia yang tahun ini ditargetkan sebesar 7 juta wisman.

Delegasi Indonesia sebanyak 200 orang terdiri dari industri pariwisata, asosiasi pariwisata, pemda, wartawan, seniman, dan Garuda Indonesia yang dipimpin Menbudpar Ir.Jero Wacik, SE selama pameran akan melakukan serangkaian kegiatan antara lain press conference, industrial gathering, cultural performance, coffee corner, demo; spa, menyulam, membuat patung dan wayang kulit, serta mengadakan vote komodo.

Keikutsertaan Indonesia dalam pameran tersebut untuk meningkatkan citra kepariwisataan Indonesia di dunia internasional serta membangun networking dengan stakeholders pariwisata Eropa sekaligus melakukan transaksi bisnis dengan para buyers dalam upaya meningkatkan kunjungan wisman ke Indonesia. Tahun 2010 target kunjungan wisman Eropa ke Indonesia sebesar 773.000 wisman, termasuk di dalamnya target kunjungan wisman dari Jerman sebesar 150.000 orang.

Menempati pavilion di hall 26C stand 308 Messegelande Berlin seluas 800 sqm, delegasi Indonesia akan memamerkan destinasi dan produk wisata unggulan antara lain wisata budaya, wisata minat khusus, maupun marine tourism seperti Raja Ampat yang memiki ranking tertinggi dunia untuk wisata selam (diving).

Pada penyelenggaraan ITB Berlin 2009 tahun lalu yang diikuti sebanyak 11.098 exhibitors berasal dari 180 negara serta dikunjungi sekitar 178.971 orang, pelaku bisnis pariwisata Indonesia berhasil mendapatkan transaksi sebesar US$ 92.307.373 atau senilai Rp 1,015 triliun .

Sebanyak 69 Industri Pariwisata RI yang ikut berpameran di ITB Berlin 2010 terdiri atas 51 usaha akomodasi (hotel, resort dan villa) dan 18 biro perjalanan wisata (travel agent dan tour operator) dari Bali (54), DKI Jakarta (4), Sumatera Utara (2), Jawa Barat (2), NTB (2), Yogyakarta (2), Jawa Tengah (1), dan Jawa Timur (1) . (Pusformas)

Sumber : http://www.budpar.go.id/page.php?ic=511&id=5392

No Comments

Kenaikan Anggaran Depbudpar 2010 Diprioritaskan untuk Pemasaran Pariwisata

Posted on September 14th, 2009 by , under Berita.

Budpar.go.id – Kenaikan anggaran Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) dalam pagu APBN 2010 sebesar Rp 1,366 triliun lebih diprioritaskan untuk kegiatan pemasaran pariwisata khususnya promosi ke luar negeri.

“Peningkatan anggaran ini sejalan dengan kinerja pariwisata Indonesia yang semakin membaik sekaligus sebagai tuntutan untuk menggencarkan promosi ke luar negeri,” kata Sekretaris Jenderal Depbudpar, Wardiyatmo dalam acara berbuka puasa bersama dengan Forum Wartawan Budpar (Forbudpar) di Hotel Gran Alia Jakarta, Kamis (10/09).

Wardiyatmo mengatakan, kenaikan anggaran 2010 tersebut untuk program pengembangan pemasaran mengalami peningkatan hingga 71,28 % dari Rp 248 miliar pada 2009 menjadi Rp 426 miliar pada 2010. Sedangkan untuk program pengembangan destinasi mengalami kenaikan 6,32% dari Rp 122 miliar tahun 2009 menjadi Rp130,5 miliar pada 2010.

“Program pengelolaan kekayaan budaya juga naik sebesar 38,25 % dari Rp 100 miliar tahun 2009 menjadi Rp138 miliar tahun 2010, “kata Wardiyatmo yang didampingi sejumlah pejabat eselon satu dan dua Depbudpar.

Hingga kuartal pertama 2009 kontribusi pariwisata terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)  nasional sebesar 3,25 %. Sementara peroleh devisa pariwisata tahun 2008 sebesar US$ 7,377 miliar atau menempati urutan keempat setelah karet olahan. Posisi ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2007 dengan perolehan devisa sebesar US$ 5,345 miliar, sektor pariwisata menempati urutan kelima setelah pakaian jadi. (Pusformas)

1 Comment

Sekjen Depbudpar: Media Sangat Berperan dalam Proses ‘Recovery’ Pariwisata

Posted on July 26th, 2009 by , under Berita.

Budpar.go.id – Sekjen Depbudpar Wardiyatmo mengatakan, peran media sangat menentukan dalam proses pemulihan (recovery) pariwisata pasca-peristiwa bom Mega Kuningan Jakarta Jumat (17/7). “Media merupakan partner startegis, sehingga perannya sangat besar dalam proses pemulihan pariwisata pasca-bom Mega Kuningan Jakarta,” kata Wardiyatmo ketika melepas rombongan wartawan yang akan mengikuti media tour ke Taman Safari Puncak Bogor  dan Taman Impian Jaya Ancor Jakarta Utara, Sabtu (25/7).

Kegiatan media tour ini merupakan bagian prosedur tetap (Protap) dalam melakukan pemulihan pariwisata pasca-peristiwa bom Mega Kuningan. Protap recovery  terdiri atas sembilan langkah yang dimulai dengan membentuk media center, melakukan cek eksodus, tindakan empati, melokalisir masalah (localize the problem), menggalang komunikasi dan dukungan stakeholders nasional dan internasional, media tour/fam tour, road show, promosi pemulihan citra/media campaign, dan mendorong pelaksanaan event-event nasional, internasional serta menambah event baru.

Wardiyatmo mengatakan, dengan kegiata media tour diharapkan akan memberikan gambaran dan informasi yang riil seputar obyek-obyek wisata pasca-bom Mega Kuningan,  kemudian ketika diberitakan kepada masyarakat akan semakin percaya (seeing is believing),  Banyak tempat-tempat pariwisata kita bahkan sekitar Jakarta aman dan nyaman untuk  dikunjungi, kata Wardiyatmo yang didampingi Turman Siagian, Kabag Humas dan Vincen Jemadu, Hubungan Lembaga dan Widya Wisata Depbudpar. (Pusformas)

No Comments

UN-WTO: Indonesia Aman Dikunjungi Wisatawan Dunia

Posted on July 23rd, 2009 by , under Berita.

Budpar.go.id – Wakil Sekjen UN-WTO (United Nations World Tourism Organization) Wilayah Asia-Pasifik Xu Jing mengatakan, UN-WTO mulai membantu program pemulihan (recovery) pariwisata Indonesia serta meyakinkan dunia bahwa Indonesia saat ini dalam kondisi aman dikunjungi . Xu Jing memuji langkah-langkah Indonesia dalam mengatasi aksi terorisme yang terjadi di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton Jakarta pada Jumat lalu (17/7).

“Sekretaris Jenderal UN-WTO Taleb Rivai dalam waktu dekat akan berkunjung ke Indonesia guna membuktikan bahwa Indonesia, terutama Jakarta, tetap aman dikunjungi wisatawan dunia,” kata Xu Jing kepada wartawan dalam dan luar negeri di Media Crisis Center Bellagio Mega Kuningan Jakarta, Rabu (22/7).

Sumber : www.budpar.go.id

Organisasi Pariwisata Dunia di bawah PBB (UN-WTO) ini mengutuk aksi terorisme di Jakarta di mana fasilitas pariwisata menjadi sasarannya. “Serangan terorisme terhadap tamu yang tak bersalah adalah tindakan yang pengecut. Tidak ada tempat bagi aksi terorisme di sektor pariwisata,” kata Xu Jing.

Dikatakan, UN-WTO melihat bahwa Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah-langkah serius guna mengurangi efek negatif dari aksi serangan terorisme, “Indonesia telah berpengalaman mengatasi imbas dari Bom Bali I, Bali II, Marriott I, Marriott II, dan lainnya. Sehingga kami berkeyakinan pariwisata  Indonesia segera pulih dalam waktu cepat,” katanya.

UN-WTO) menilai Indonesia tetap menjadi tujuan wisata primadona bagi wisatawan mancanegara. Hal ini terlihat pada paruh pertama tahun 20009, jumlah wisman yang mengunjungi Bali melonjak 9%,, sementara  kunjungan wisman ke negara-negara lain di dunia rata-rata menurun hingga 8%. (Pusformas)

No Comments