Paket PROMO LIBURAN BALI - PAKET WISATA FAVORIT BALI 2012 - PESAN SEKARANG
Powered by MaxBlogPress 

Badung Raih Wahana Tata Nugraha Kesepuluh

Posted on September 30th, 2010 by , under Berita.

Kabupaten Badung di bawah kepemimpinan duet A.A. Gde Agung, SH – Drs. I Ketut Sudikerta semakin menunjukkan prestasi gemilangnya. Pada awal periode kedua kepemimpinan mereka, Badung kembali berhasil menorehkan tinta emas dengan meraih penghargaan tertinggi di bidang tertib lalu lintas dan angkutan kota pada tingkat Nasional berupa trophy Wahana Tata Nugraha (WTN).

Adalah Kuta yang masuk dalam kategori Kota Sedang menjadi duta mewakili Kabupaten Badung dalam ajang Lomba Tertib Lalu Lintas dan Angkutan Kota (LLAK) dan berhasil meraih penghargaan tersebut untuk ke-10 kalinya. Sebelumnya Kuta pernah meraih penghargaan yang sama pada Tahun 1998, 2000, 2001, 2002, 2003, 2005, 2006, 2007 dan 2008.

Penyerahan tropi Wahana Tata Nugraha tahun ini yang merupakan hasil penilaian tahun 2009 diserahkan di Ruang Mataram Kantor Kementerian Perhubungan RI di Jakarta Selasa ( 28/9) oleh Menteri Perhubungan RI Freddy Numbery dan diterima oleh Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung  I Made Sutama, SH, MH mewakili Bupati Badung.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung Made Sutama menjelaskan bahwa penghargaan untuk kota Kuta tersebut diperoleh setelah melalui proses pengamatan dan melalui proses seleksi administrasi maupun lapangan.

Disamping itu juga dinilai tingkat disiplin masyarakat dalam tertib berlalu lintas maupun kepatuhan akan penggunaan sabuk keselamatan (safety belt) dan penggunaan helm untuk pengendara sepeda motor, kondisi dan kemampuan SDM bidang transportasi serta tingkat partisipasi masyarakat dalam peningkatan dan pengembangan system transportasi.

Dan yang tidak kalah penting adalah adanya dokumen perencanaan yang matang di bidang pengembangan transportasi serta political will dan komitmen yang kuat dari pemerintah daerah bersama  stakeholder transportasi lainnya untuk mewujudkan transportasi yang tertib, selamat, aman, nyaman serta mampu menunjang pergerakan yang efisien dan efektif.

Lebih lanjut  Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung menambahkan bahwa keberhasilan meraih penghargaan WTN ini bukan semata-mata keberhasilan Pemkab Badung saja, tetapi juga keberhasilan masyarakat Badung secara keseluruhan. Karena berkat partisipasi masyarakat jugalah keberhasilan tersebut dapat diraih. “Oleh karena itu kami mengucapkan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya atas peran serta masyarakat di bidang tertib berlalu lintas serta rasa syukur kepada Tuhan atas karunia yang telah diberikan-Nya,”tandas Sutama.

Sumber : http://www.badungkab.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=3504&Itemid=1

No Comments

Kabupaten Badung

Posted on September 27th, 2010 by , under Informasi.

Kabupaten Badung merupakan salah satu dari 9 Kabupaten dan/kota yang terdapat di Provinsi Bali dan terletak di tengah-tengah Pulau Bali membujur dari Utara sampai Ujung Selatan. Pada bagian utara berbatasan dengan Kabupaten Buleleng, bagian Barat berbatasan dengan Kabupaten Tabanan, sedangkan pada bagian Timur berbatasan dengan Kabupaten Bangli, Gianyar serta kota Denpasar. Secara fisik mempunyai bentuk yang unik, menyerupai sebilah keris. Keunikan ini kemudian diangkat menjadi Lambang Daerah, dimana didalamnya terkandung semangat dan jiwa yang sangat erat hubungannya dengan perjalanan historis wilayah ini, yaitu peristiwa “Puputan Badung”. Semangat itu pula yang melandasi motto Kabupaten Badung yaitu “Cura Dharma Raksasa” (Kewajiban Pemerintah untuk melindungi kebenaran dan Rakyatnya).

Geografis

Kabupaten Badung memliliki luas wilayah 418,52 Km2 yang meliputi 6 Kecamatan, yaitu Kecamatan Petang, Abiansemal, Mengwi, Kuta, Kuta Utara, dan Kuta Selatan yang terdiri dari 40 Desa dan 16 kelurahan, 5 Desa Persiapan, 328 Dusun persiapan 119 Lingkungan, 28 lingkungan Persiapan, 119 Desa Adat dan 522 Banjar serta 522 Sekeha Teruna. Kabupaten Badung merupakan daerah beriklim tropis yang mengenal dua musim, yaitu musim kemarau (April-Oktober) dan musim hujan (nopember-Maret). Temperatur udaranya berkisar antara 24,00 C sampai 30,80 C, dengan rata-rata curah hujan per tahun berkisar antara 893,4 mm sampai 2.702,6 mm dan kelembaban udara rata-rata 79 %. Jenis flora dan faunanya juga tergolong daerah tropis.
Jumlah penduduk samapai bulan Juni tahun 2001 sebanyak 332.265 orang dengan denga kepadatan 794 jiwa setiap km2 menurut data registrasi penduduk kantor Statistik kabupaten Badung. Dan Pendapatan Asli Daerah pada tahun 2000 sebesar Rp. 203,861 milyar rupiah dari target sebesar 153,790 milyar rupiah, sedangkan sampai bulan Juni 2001 realisasi PAD sebesar 170,176 milyar rupiah dari target sebesar 332.725 milyar rupiah. Sebagian besar penduduknya menganut agama Hindu, dengan kegiatan upacara keagamaan dan adanya yang unit dan menarik terus berlangsung sepanjang waktu. Bahasa pengantar yang umum digunakan masyarakat yaitu Bahasa Bali dan bahasa Indonesia serta sedikit Bahasa Inggris dengan mata pencaharian utama dari sektor pertanian, perdagangan dan jasa. Pendapatan Daerah sebagian besar bersumber dari sektor pariwisata.
Menyesuaikan kondisi dan potensi wilayah, Kabupaten Badung dibagi menjadi 3 (tiga) wilayah pembangunan terdiri dari :

Badung Utara yang meliputi Kecamatan Petang dan Abiansemal dengan dominasi aktivitas perkebunan yang diarahkan kepada komoditi ekspor dan penunjang pariwisata, potensi alam untuk obyek pariwisata, konservasi air tanah, industri kecil dan kerajinan, dengan Potensi kepariwisataan yang diarahkan pada wisata agro dan wisata petualangan dengan tidak mengganggu fungsi kawasan tersebut sebagai kawasan penyangga dan lindung.

Wilayah pembangunan Badung Tengah meliputi kecamatan Mengwi dengan dominasi aktifitas pertanian tanaman pangan, pariwisata, pengembangan fisik wilayah kota dan lain sebagainya. Pengembangan potensi kepariwisataan Badung Tengah ini diarahkan pada pariwisata budaya.

Wilayah pembangunan Badung Selatan yang meliputi Kecamatan Kuta, Kuta Utara, Kuta Selatan dengan dominasi aktivitas pariwisata, perdaganagan, pusat pendidikan dan lain sebagainya yang pengembangan potensi kepariwisataan diarahkan sebagai kawasan pariwisata dengan penyediaan berbagai fasilitas kepariwisataan. Secara umum pengembangan kepariwisataan di kabupaten Badung dilakukan secara selektif dengan selalu berpedoman pada Pariwisata Budaya. Potensi alam, sarana rekreasi dan lain-lain hanya merupakan penunjang kepariwisataan di Kabupaten Badung.
Luas Wilayah : 418,52 Km2

Kecamatan :
1. Petang
2. Mengwi
3. Abiansemal
4. Kuta
5. Kuta Utara
6. Kuta Selatan

No Comments