Liburan ke Bali, Paket Tour & Wisata Bali, Water sport Tanjung Benoa, Rafting, Seawalker, sewa mobil, Seafood Jimbaran
Liburan ke Bali dan Paket Tour Bali menyediakan sewa mobil dan motor murah bali, paket watersport Tanjung Benoa, Seawalker, Ayung Telaga Waja Rafting, quicksilver cruise bali, bali hai cruise, tiket kecak barong dan paket tour Bali lainnya
Archive for 'Berita'
Bupati Gianyar Resmikan Los Pasar Desa Pakraman Talepud
Posted on January 26th, 2011 by , under Berita.
Gianyarkab.go.id – Pembangunan Los Pasar Desa Pakraman Talepud Sebatu Tegallalang diresmikan Bupati Gianyar DR. IR. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati MSi. Minggu (23/1). Hadir dalam acara peresmian Sekda Gianyar Cokorda Gde Putra Nindia SH., Asisten Deputi organisasi Restrukturisasi Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia Zabadi SH., dan I Made Sukadana SH. PLT Dinas Koperasi Gianyar.
Menurut Bendesa Desa Pekaraman Talepud I Nyoman Suyasa, pihaknya mengucapkan terima kasih atas perhatian yang tinggi dari pemerintah Kabupaten Gianyar, sehingga pembangunan yang direncanakan dapat selesai cepat, tepat waktu dan representative sesuai dengan harapan masyarakat Talepud. Selain itu ditambahkannya rampungnya pembangunan Los Pasar Desa Pakraman Talepud merupakan program dari Kementerian Koperasi dan UKM yang telah melalui beberapa proses persyaratan untuk merivitalisasi pasar tradisional.
Sedangkan Kadis Koperasi dan UKM Gianyar, I Made Sukadana SH. mengatakan pembangunan Los Pasar Tradisional Desa Pakraman Talepud merupakan bantuan dari Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia tahun anggaran 2010. Munurut Sukadana persaingan dan keberadaan koperasi untuk memajukan jasa usahanya berjalan sehat dan kompetitif sehingga kesan gotong royong dan tidak saling menjatuhkan sangat tampak demi kemajuan koperasi di Kabupaten Gianyar. Selain itu Sukadana juga mengatakan dari 350 kabupaten/kota yang ada di Indonesia yang mengajukan usulan hanya 32 Kabupaten Kota yang lolos seleksi, salah satunnya Kabupaten Gianyar. ”perkembangan Koperasi di Kabupaten Gianyar pertumbuhannya sangat menggembirakan, sampai akhir 2010 di Kabupaten Gianyar jumlah koperasi sebanyak 1076 unit dengan jumlah anggota sebanyak 173.006,- orang dengan total asset sebesar 429.958.591.000.- dengan sisa hasil usaha (SHU) mencapai sebesar Rp.94.282.814.000.-
Bupati Gianyar DR. Ir. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati MSi. salut dan bangga terhadap keseriusan warganya dalam mengelola keuangan melalui Lembaga Koperasi. Semoga kepercayaan anggota dan nasabah maupun lainnya dapat dipegang dan dilanjutkan sesuai harapan koperasi dan anggotanya untuk kesejahteraan anggotanya. Khusus bagi wakil dari Kementerian Koperasi dan UKM RI yang diwakilkan oleh Bapak Zabadi Bupati Tjok Artha Ardhana Sukawati mengucapkan terimaksih atas bantuan dan binaanya sehingga apa yang diharapkan membuahkan hasil sesuai keinganan masayarakatnya. Bupati juga mengatakan dari 173.006 anggota, 74.088 bergerak dibidang usaha kecil dan menegah antara lain perdagangan, industry, pertanian maupun non pertanian serta aneka jasa. ”Koperasi merupakan lembaga jasa yang ,menyediakan lapangan kerja yang sampai akhir 2010 telah menampung atau menyerap tenaga kerja sebanyak 180.987 orang tenaga kerja.”Tegas Bupati.
Sedangkan Zabadi asisten Deputi Organisasi dan Rektrukturisasi Kementerian Koperasi dan UKM RI mengucapkan terimakasih kepada masayarakat Talepud yang telah memanfaatkan bantuan Pemerintah dengan baik, sehingga dapat mewujudkan Visi dan Misi dari Koperasi maupun Pembangunan Los Pasar. Dalam kunjungannya Zabadi juga menyempatkan berkunjung ke Koperasi Serba Usaha Talepud Kaja dan Koperasi seniman masyarakat Talepud.(Humas Gianyar)
Sumber : http://www.gianyarkab.go.id/bupati-gianyar-resmikan-los-pasar-desa-pakraman-talepud/
No Comments
Bupati Badung Terima Dubes Australia
Posted on January 24th, 2011 by , under Berita.
www.badungkab.go.id – Bupati Badung A.A. Gde Agung didampingi Sekda Badung Kompyang R. Swandika, Jumat (21/1) menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia HE Mr. Greg Moriarty di Puspem Badung, Mangupraja Mandala. Kunjungan Dubes Australia ke Badung juga mengikutsertakan Konjen Australia di Bali Mr. Brett Farmer, Second Secretary Emily Street dan Minister-Counsellor Jacqui De Lacy. Dalam kunjungan tersebut banyak hak yang dibicarakan baik tentang kepariwisataan hingga perekonomian.
Dubes Australia Greg Moriarty mengatakan, merasa terhormat telah dapat diterima oleh Pemerintah Kabupaten Badung. “Atas nama pemerintah dan masyarakat Australia kami menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang telah terbangun dengan baik antara Pemerintah Australia dengan Pemerintah Indonesia khususnya Badung-Bali,” katanya seraya menambahkan, Bali memiliki posisi yang sangat penting dalam memperkuat hubungan Indonesia-Australia.
Lebih lanjut dijelaskan, terkait masalah kesehatan, pihak Australia telah ikut membantu dalam hal penanganan rabies di Bali khususnya pemberian vaksinasi hewan, serta mengunjungi lembaga-lembaga yang menangani HIV dan Aids. Dibidang ekonomi, tahun depan pemerintah Australia akan membuat perjanjian ekonomi antara Indonesia-Australia guna meningkatkan ekonomi kedua Negara. Disisi lain Dubes Australia juga mengharapkan dukungan dari Pemkab Badung dan masyarakat atas rencana pembangunan Museum Perdamaian di kawasan Ground Zero Kuta.
Pada kesempatan itu Bupati juga menyampaikan, kunjungan Dubes Australia ini merupakan suatu kehormatan bagi Pemkab dan masyarakat Badung. Bupati menilai hubungan Indonesia-Australia terjalin dengan baik. Bagi kepariwisataan Bali, Australia juga memiliki kontribusi yang cukup besar, karena kunjungan wisatawan ke Bali khususnya ke Badung didominasi wisatawan Australia. Ditambahkan, PAD Badung sebagian besar bersumber dari pajak hotel dan restoran. “Untuk tahun ini PAD Badung ditarget sebesar Rp. 1 trilyun dengan APBD sebesar Rp. 1,5 trilyun,” kata Bupati. Dari penyisisan pajak hotel dan restoran, Badung juga menyumbang kepada Pemerintah Provinsi dan 6 kabupaten di Bali.
Mengenai pembangunan museum perdamaian, Pemkab Badung akan mendukung, setelah ada titik temu antara pemilik tanah bekas Sari Club dengan pihak Yayasan. Untuk menjaga kebersihan ground zero, telah dilengkapi dengan pagar dan tenaga kebersihan.
Sumber : http://www.badungkab.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=3694&Itemid=1
No Comments
Bali Devata Kalahkan 10 Pemain Real Mataram
Posted on January 16th, 2011 by , under Berita.
Detiksport.com – Sleman – Real Mataram gagal meraih angka penuh di laga perdana. Menjamu Bali Devata, tim asuhan Jose Basualdo takluk 0-1. Laga ini diwarnai satu kartu merah untuk tuan rumah.
Real Mataram menjamu Bali Devata di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DIY, Minggu (16/1/2011) sore wib. Tuan rumah harus tampil 10 orang usai Ali Markus menerima dua kartu kuning di pertengahan 45 menit pertama.
Gol kemenangan Bali Devata dikemas Ketut Mahendra di babak kedua.
Real Mataram mengambil inisiatif serangan begitu laga dimulai. Serangan tim tuan rumah dimotori Zaenal Abidin, Andrid Wibowo, dan Eko Wijayanto. Meski begitu belum banyak yang memaksa kiper Bali Devata Ngurah Kom Arya bekerja keras.
Tim tamu berhasil mencuri peluang di menit keenam. Tendangan spekulatif Budi Setiawan berhasil ditepis kiper Mataram Arik Bahtiar. Setelahnya tim tamu tampil menekan. Dua kali serangan dari sayap kanan gagal diantisipasi Bahtiar, namun belum bisa dimanfaatkan tim tamu.
Ancaman nyata hadir setengah jam laga berjalan. Tendangan gelandang Real Zaenal Abidin dari luar kotak penalti berhasil ditepis Ngurah Arya. Real Mataram harus bermain dengan sepuluh orang usai Ali Markus menerima kartu kuning kedua di menit ke-36.
Dari pengamatan detiksport, penonton tuan rumah utamanya yang berada di tribun barat mencibir Markus.
Di sisa waktu, Bali Devata melancarkan tekanan yang dimotori Ilija Spasojevic. Beberapa kali gebrakan tim Naga Banda dari sisi sayap juga menteror lini pertahanan wakil DIY di LPI. Kedudukan tanpa gol bertahan hingga jeda.
Aksi individu Zainal Abidin diakhiri dengan sepakan keras masih bisa ditangkap Ngurah Arya di menit keenam babak dua.
Gol! Bali Devata membuka skor di menit 53 melalui Ketut Mahendra, lewat sebuah situasi sepak pojok.
Real Mataram mencoba membalas. Namun begitu serangan yang digalang anak buah Jose Basualdo ini belum banyak membahayakan gawang lawan. Ancaman Bali Devata hadir di menit ke 77. Sepakan Ilija Spasojevic masih menyamping dari gawang wakil DIY itu di LPI. Tendangan jarak jauh Nandri sepuluh menit menuju akhir laga berhasil ditepis Ngurah Komang.
( nar / mrp )
Sumber : Detiksport.com
No Comments
Biopori, Solusi Untuk Banjir Denpasar
Posted on January 13th, 2011 by , under Berita.
Salah satu solusi yang bisa dilakukan pemerintah Denpasar mencegah banjir adalah dengan Biopori. Biopori adalah pembuatan lubang-lubang penampungan air di pekarangan rumah atau kantor, sehingga air hujan tidak meluber ke jalan.
Solusi lainnya bisa juga dengan mengharuskan kantor atau rumah untuk tidak membeton semua halaman atau lahan parkir di depannya. Apakah bisa dijalankan?
Sekarang ini hampir semua lahan parkir di depan-depan kantor atau usaha, semuanya dibeton, jadi tidak ada yang menyerap air hujan. Belum lagi, selokan-selokan yang ada tidak terlalu besar dan banyak dipenuhi sampah-sampah. (balirc)
No Comments
Sekda Jembrana Sidak Sistem JKJ
Posted on January 13th, 2011 by , under Berita.
Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana Drs. I Gede Suainaya, MM Melakukan Inspeksi mendadak (sidak) ke RSU Negara dan Puskesmas Dangintukadaya kecamatan Jembrana hari Kamis, 6 Januari 2011 untuk memantau secara langsung pelayanan kesehatan di RSU Negara dan Puskesmas tersebut.
Sisten jaringan pelayanan kesehatan tersebut sudah dibangun sejak adanya program JKJ beberapa tahun yang lalu, sehingga Suinaya ingin tahu apakan sistem jaringan tersebut tetap digunakan dan dimanfaatkan dengan baik atau tidak. Dalam kesempatan tersebut Suinaya menyampaikan kepada pihak RSU Negara bahwa Sistem Jaringan dan data base menjadi tanggungjawab pihak RSU melalui UPT Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Kabupaten Jembrana. Namun pelayanan tidak boleh diabaikan dengan alasan tidak ada data. Pada prinsipnya masyarakat jangan sampai tidak terlayani, maka menjadi tugas RSU untuk mampu memilah apakah
pasien tersebut ikut program JKJ, Jamkesmas, Askes, AsABRI/Polri ataukah Jamsostek. Nah ini yang menjadi tanggungjawab pihak pengelola (RSU dan Puskesmas-red).
“Sistem jaringan pelayanan kesehatan ini telah lama dibangun oleh pihak Pemkab Jembrana agar dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik, karena sistem ini yang memudahkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat meskipun yang bersangkutan tidak membawa kartu identitas diri. Tinggal mengetik nama dan alamatnya maka data base pasien muncul dan dapat diakses, jadi tolong dipelihara sebaik-baiknya, dan Pemerintah Kabupaten juga telah merekrut 32 orang sebagai operator komputer yang nanti bisa ditempatkan untuk pengoperasian sistem jaringan JKJ ini” ujar Sekab Suainaya.
Pihak RSU Negara yang mendampingi Suinaya adalah Kepala Bagian Tata Usaha Drs I Gede Martiana bersama dr. I Gede Ambara Putra menyampaikan bahwa RSU Negara telah siap melaksanakan progran JKJ dengan standar pelayanan yang baru, namun yang masih belum jelas adalah data tentang masyarakat yang ikut program Jamsostek. “Biasanya Masyarakat yang ikut Jamsostek membayar sendiri biaya perawatan di RSU. Sedangkan RSU hanya memberikan rekomendasi bahwa yang bersangkutan dirawat atau berobat di RSU, lalu klaimnya diajukan ke PT. Jamsostek oleh yang bersangkutan atau perusahaannya masing-masing” tegas Martiana. (Anna/humas jembrana).
Sumber : http://www.jembranakab.go.id/main.php?module=detailberita&id=1307
No Comments
BUPATI Akan Segera Bangun Jembatan Permanen Di TITAB, Ibu Sayang Bagiada Bagikan Beras
Posted on January 13th, 2011 by , under Berita.
Bupati Buleleng Drs. Putu Bagiada MM melakukan langkah cepat dalam menangani pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Titab Kecamatan Busungbiu.
Dalam kunjungannya ke lokasi pada hari Jumat (7/1), Bupati Bagiada dihadapan masyarakat Titab menyatakan segera membangun jembatan permanen karena jembatan yang ada terputus akibat bencana.
Lebih jauh Bupati menyatakan, untuk merehabilitasi infrastruktur yang rusak, khususnya jembatan mulai dikerjakan minggu ini. Hal ini dilakukan agar roda transportasi dan perekonomian masyarakat bisa cepat kembali normal. Hal lain yang disasar, termasuk renovasi rumah penduduk yang terkena imbas bencana.
Saat ini, tambahnya, pemerintah sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk pembangunan jembatan dua jalur yang lebih lebar sehingga masyarakat lebih lancer beraktifitas. Dalam kesempatan itu, Bupati berpesan kepada masyarakat agar pada masa musim curah hujan tinggi, agar masyarakat senantiasa waspada.
Kondisi saat ini, di Titab baru dibangun jembatan semi permanent dari kayu dan bambu.
Di tempat terpisah, Ibu Sayang Bagiada berasama para pengurus PKK Buleleng melakukan kunjungan kerja di empat kecamatan yang tertimpa bencana yakni di Sukasada, Seririt, Banjar dan Busungbiu. Dalam kunjungan itu, Ibu Sayang Bagiada menyerahkan 308 paket beras, dengan pembagian masing-masing KK memperoleh 10 kg beras. (km-st)
Sumber : http://bulelengkab.go.id/arsip-berita/950-bupati-nyatakan-segera-bangun-jembatan-permanen-di-titab-ibu-sayang-bagiada-bagikan-beras
No Comments
Bupati Gianyar Serahkan Bantuan Kepada Korban Puting Beliung
Posted on January 13th, 2011 by , under Berita.
Bupati Gianyar, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati meninjau dan menyerahkan bantuan kepada 37 korban terjangan angin puting beliuang di 3 (tiga) banjar di Desa Ketewel, Sukawati (12/1).
Dalam kunjungan, dihadapan para korban, Bupati berharap agar dapat tabah serta secara bergotong royong membangun kembali rumah dan bangunan yang rusak akibat terjangan puting beliung. Bencana alam seperti ini tidak hanya terjadi di Gianyar, di daerah lainnya banyak seperti ini. Dalam kesempatan itu, Bupati juga berharap agar seluruh masyarakat bisa lebih waspada, dan selalu berdoa agar dapat dihindarkan dari segela bancana.
Dalam kunjungannya selain menyerahkan bantuan dana, peralatan, dan berbagai kebutuhan bagi para korban, Bupati juga menyerahkan beberapa bantuan dari PMI Gianyar.
Salah seorang korban, Dewa Nyoman Ariawan menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian Bupati dan semua pihak yang telah ikut peduli dan membantu dirinya dan korban lainnya. Akibat kejadian puting beliung kemarin, atap dapur, balai dangin, balai dauh dan bale daja rumah warga Br. Kacagan, Ketewel Sukawati ini mengalami rusak sedang.
Bupati Gianyar dalam kunjungannnya didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Cokorda Pemayun, Kadis PU, Nyoman Nuadi, Kadis Sosial, A.A Sri Mas Herawati, Kasat Pol PP, Wayan Kujus Pawitra, Kabag Humas Protokol, M. Owen, Camat Sukawati, I.B Suamba. Selain itu tampak juga, Anggota Dewan asal pemilihan Sukawati, I.B Anom Surya Dwipayana, Kades Ketewel I Made Janji. (Humas Gianyar)
Sumber : http://www.gianyarkab.go.id/bupati-serahkan-bantuan-kepada-korban-puting-beliung/
No Comments
Wisatawan Asing Dominasi Rinjani
Posted on January 12th, 2011 by , under Berita.
Oleh : Gatra.com
Mataram , 5 Januari 2011
Wisatawan asing mendominasi pengunjung pendakian wisata ke Gunung Rinjani (3.726 mdpl), dalam 2010, dengan jumlah 9.368 orang dari total pengunjung 13.956 orang. Sedangkan wisatawan domestik yang mengunjungi gunung di Pulau Lombok itu, hanya 4.588 orang.
“Wisatawan yang berkunjung ke Gunung Rinjani selama tahun 2010 lebih banyak turis asing,” kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Ketut Linggih, di Mataram, Rabu (5/1).
Menurut dia, angka kunjungan wisatawan ke Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) pada 2010 mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan dengan tahun 2009 yang sebanyak 12.756 orang.
Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan tersebut sebagai dampak dari semakin membaiknya kondisi pariwisata di Indonesia, terutama di kawasan timur Indonesia, seperti Bali dan Nusa Tenggara Barat.
“Di Bali juga terjadi peningkatan angka kunjungan wisatawan. Hal itu berdampak terhadap NTB yang letak wilayahnya relatif dekat Bali. Bisa jadi peningkatan kunjungan wisatawan ke TNGR limpahan dari sana,” ujarnya.
Para wisatawan mancanegara dan nusantara yang berkunjung ke TNGR sebagian besar wisatawan minat khusus. Mereka menyukai tantangan pada pendakian ke Rinjani, gunung tertinggi kedua di Indonesia itu.
Sebelum mencapai puncak Gunung Rinjani, para wisatawan dapat menikmati keindahan panorama alam Danau Segara Anak. Danau tersebut berada pada ketinggian sekitar 2.010 meter dpl sebelum puncak Gunung Rinjani.
Untuk mencapai Danau Segara Anak atau puncak Gunung Rinjani, kata Linggih, para wisatawan mendaki melalui jalur Senaru di Lombok Utara dan Jalur pendakian Sembalun, Timbanuh dan Kembang Kuning, di Lombok Timur.
“Empat jalur tersebut merupakan jalur resmi. Memang ada jalur-jalur yang pendakian tidak resmi yang biasa dilalui warga lokal, tetapi kalau wisatawan mancanegara tidak mau mengambil resiko melalui jalur tersebut,” katanya.
Dia mengatakan, dengan kondisi pariwisata NTB yang terus membaik, pihaknya menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan ke TNGR pada 2011 sebesar 10 persen dari 2010.
Linggih berharap dengan terus meningkatnya angka kunjungan wisatawan dalam kurun waktu lima tahun terakhir akan berdampak positif terhadap perkembangan ekonomi NTB terutama dari sisi penyerapan tenaga kerja.
“Masyarakat di sekitar kawasan TNGR bisa bekerja menjadi porter atau guide (pemandu wisata pendakian) dengan pendapatan per hari bisa mencapai Rp150 ribu,” ujarnya. [TMA, Ant]
Sumber : http://ntbprov.go.id/baca.php?berita=268
No Comments
AYU PASTIKA SERAHKAN BANTUAN RUMAH KEPADA KELUARGA MISKIN
Posted on January 11th, 2011 by , under Berita.
Sebagai istri orang nomor satu di Bali, Nyonya Ayu Pastika turut berperan aktif mendukung berbagai program prioritas yang menjadi fokus perhatian Gubernur Bali Made Mangku Pastika mewujudkan Bali yang Maju , aman Damai dan Sejahtera (Bali Mandara).
Menjelang pergantian tahun Nyonya Ayu Pastika kembali menyerahkan bantuan berupa 2( dua) unit rumah kepada Keluarga Nyoman Mudri dan Keluarga I Made Sena , di Dusun Koripan Kangin, Desa Banjarangkan, Kabupaten Klungkung Rabu, (15/12). Didampingi Kepala Dusun Koripan Kangin I Made Bawa, Kepala Desa Banjarangkan Wayan Gede Suastika, Donatur Ibu Anika.
Berawal dari pemberitaan di media keluarga janda Nyoman Mudri beranak semata wayang itu tidur di kandang ayam bertahun tahun. Bak gayung disambut, Nyonya Ayu Pastika yang merasa prihatin dengan kondisi keluarga itu menggalang donator yang bersedia mengulurkan tangan.
Alhasil, donator Anika Spa memberi bantuan pembangunan dua unit rumah diserahkan langsung oleh Nyonya Ayu Pastika. Pada kesempatan tersebut Nyonya Ayu Pastika juga menyerahkan bantuan masing-masing 50 kg beras. Diharapkan bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga nyoman Mudri dan Keluarga I Made Sena.
Sementara itu, dengan berlinang air mata, Nyoman Mudri mengucapkan terima kasih atas bantuan Nyonya Ayu Pastika. Selain itu I Made Sena hanya bekerja penggarap sawah orang lain yang didampingi istri, empat anak tersebut juga mengucapkan terima kasih kepada Nyonya Ayu Pastika. Uluran tangan tersebut sangat dirasakan manfaatnya bagi keluarga yang tergolong kurang mampu ini.(Sarmini)
Sumber : http://www.baliprov.go.id/berita/2010/12/ayu-pastika-serahkan-bantuan-rumah-kepada-keluarga-miskin
No Comments
Jembrana : Lapangan Pergung Diserbu, Jegog Tempo Dulu Bius Penonton
Posted on January 10th, 2011 by , under Berita.
Meski Pemkab. Jembrana tidak menggelar acara khusus dalam penyambutan tahun baru seperti pada tahun-tahun sebelumnya, namun di pusat pemerintahan di jalan Surapati dan jalan Jenderal Sudirman nuansa tahun baru tetap terasa. Hal itu dapat terlihat disepanjang jalan pusat pemerintahan Jembrana itu, sekitar pukul 22. 00 wita, gerombolan anak-anak muda yang mengendarai kendaraan roda dua mulai menunjukkan aktivitasnya. Suara kenalpot yang meraung-raung disepanjang jalan seakan mencengangkan telinga pengguna jalan lainnya, begitu juga suara petasan yang meledak di udara dengan penuh warna warninya di atas panggung kesenian Jembrana Tower. Lantaran dipusat pemerintahan ini malam pergantian tahun itu tidak diadakan, kedatangan ribuan warga hanya bisa menyaksikan komvoi para remaja dengan motor yang suara kenalpotnya selalu meraung-raung.
Beda halnya dengan malam tahun baru 2011 di kecamatan Mendoyo. Lapangan Pergung yang ada di pusat pemerintahan kecamatan Mendoyo, sekitar pukul 20. 00 wita, ribuan warga masyarakat dari kalangan anak-anak, remaja dan dewasa menyerbu lapangan yang dijadikan sentral kegiatan oleh Camat Mendoyo, I Nengah Ledang.
Meski sempat diguyur hujan, masyarakat nampaknya tidak rela meninggal lapangan Pergung ini. Pasalnya, berbagai atraksi kesenian yang ada di kecamatan Mendoyo khususnya kesenian yang dimiliki oleh sekolah, baik SMP dan SMA/SMK ini sengaja ditampilkan. Mungkin kesenian-kesenian yang didatangkan dari para siswa yang ada di kecamatan Mendoyo ini memang digarap dan dibina apik oleh para gurunya itu, tak pelak ajang pentas malam tahun baru tak ubahnya seperti pestival kesenian, apalagi ketika SMP Negeri 2 Mendoyo tampil di atas panggung dengan atraksi kesenian “Jegog Tempo Dulu-nya”. Ribuan penonton yang telah memenuhi lapangan ini seakan dibius dengan kehadiran para penari Janger dan juga ticaknya. Suara gemuruh disertai tepuk tangan ribuan penonton rupanya membuat “dag”(pemimpin janger dipanggung-red), “dag” IB. Jember yang mengenakan pakaian khasnya dilengkapi dengan samurai, dengan lucunya membuat penonton terpingkal-pingkal.
Selain Janger tempo dulu, aneka musik juga sempat mewarnai gairah para remaja, 6 SMP dan SMA/SMK di Mendoyo, selain sempat membuat kegirangan penonton yang memang sudah sejak awal ada di lapangan Pergung ini, ternyata juga sempat memancing datangnya para remaja yang mondar-mandir bergeromol dijalanan, apalagi ketika acara pamungkas digelar yakni, pesta kembang api yang sempat menggelegar diatas pusat pemerintahan Kecamatan Mendoyo ini.
Ketika dikonfirmasi Camat Mendoyo I Nengah Ledang mengatakan, kegiatan ini murni dalam rangka peringatan tahun baru 2011, “Tidak ada masalah. Meski Jembrana baru saja menggelar pesta demokrasi, kita kan merayakan tahun baru. Saya yakin masyarakat sudah paham semuanya itu. Makanya coba lihat sekarang masyarakat kami begitu antusiasnya mengikuti seluruh rangkaian kegiatan malam tahun baru ini. Jika kita gelar seperti ini kan tidak ada anak-anak kita yang mondar mandir di jalan, apalagi kebut-kebutan, “pungkasnya.( Eka Humas Jembrana )
Sumber : http://jembranakab.go.id/main.php?module=detailberita&id=1304