Liburan ke Bali, Paket Tour & Wisata Bali, Water sport Tanjung Benoa, Rafting, Seawalker, sewa mobil, Seafood Jimbaran
Liburan ke Bali dan Paket Tour Bali menyediakan sewa mobil dan motor murah bali, paket watersport Tanjung Benoa, Seawalker, Ayung Telaga Waja Rafting, quicksilver cruise bali, bali hai cruise, tiket kecak barong dan paket tour Bali lainnya
Archive for 'Berita'
Menbudpar Minta Hotel Turut Lestarikan Batik
Posted on November 24th, 2009 by , under Berita.
Budpar.go.id – Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Ir. Jero Wacik, SE mengatakan upaya untuk melestarikan batik telah dilakukan pemerintah (Depbudpar-Red) antara lain dengan menganjurkan agar hotel menggunakan interior yang mengandung unsur seni batik, wayang, dan keris. Ketiga karya budaya Indonesia ini telah masuk dalam daftar representatif UNESCO.
“Kami telah mengeluarkan surat edaran kepada pimpinan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) agar hotel dan restoran menggunakan interior yang mengandung unsur batik, wayang, dan keris sebagai karya budaya Indonesia yang telah masuk dalam daftar representatif UNESCO,” kata Menbudpar Jero Wacik dalam acara talk show dan pameran batik di Universitas Atmajaya, Jakarta, Senin (23/11). Hadir dalam acara tersebut antara lain maestro batik (pengusaha dan desainer batik) Iwan Tirta.
Seperti diketahui batik Indonesia telah diakui UNESCO dengan dimasukkannya ke dalam Daftar Representatif sebagai Budaya Takbenda Warisan Manusia (Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity) dalam Sidang ke-4 Komite Antar-Pemerintah (Fourth Session of the Intergovernmental Committee) tentang Warisan Budaya Tak-Benda di Abu Dhabi, tanggal 2 Oktober 2009. Sebelumnya tahun 2003 UNESCO mengakui Wayang Indonesia dan tahun 2005 Keris Indonesia sebagai Karya Agung Budaya Lisan dan Takbenda Warisan Manusia (Masterpieces of the Oral and Intangible Cultural Heritage of Humanity). (Pusformas)
Sumber : http://budpar.go.id/page.php?ic=511&id=5181
No Comments
Ditjen PDP Depbudpar Gelar Travel Dialog untuk Kenalkan Potensi Destinasi Jateng-DI Yogyakarta
Posted on November 21st, 2009 by , under Berita.
Budpar.go.id – Direktorat Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata (Ditjen PDP) Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) menggelar travel dialog untuk mengenalkan lebih mendalam potensi destinasi Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta kepada kalangan guru, pelajar dan mahasiswa di Balairung Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kamis (19/11).
Acara travel dialog yang dibuka Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata Winarno Sudjas tersebut menghadirkan 10 perusahaan biro perjalanan wisata (BPW) yang menggarap paket wisata dalam negeri destinasi Jateng-DI Yogyakarta dengan segmen pasar kalangan guru, pelajar dan mahasiswa khususnya pada musim liburan sekolah. “Pemerintah (Direktorat Usaha Pariwisata, Ditjen PDP-Red) membantu memfasilitasi acara dialog (travel dialog) antara pelaku usaha biro perjalan wisata dengan kalangan guru, pelajar dan mahasiswa dalam rangka merencanakan kegiatan wisata di musim liburan sekolah, ” kata Winarno Sudjas dalam sambutannya.
Pasar pariwisata untuk segmentasi kalangan pendidikan (guru, pelajar dan mahasiswa), menurut Winarno Sudjas, sangat besar sehingga menjadi fenomena di saat musim liburan sekolah banyak pelajar mengadakan acara liburan dengan mengunjungi destinasi wisata di tanah air, termasuk Jateng-DI Yogyakarta yang menjadi salah satu destinasi favorit di kalangan pelajar.
Dalam acara travel dialog yang diikuti 100 peserta kalangan guru, pelajar dan mahasiswa dari Jakarta dan sekitarnya itu, dibuka ruang konsultasi untuk membantu sekolah dalam merencanakan sebuah paket liburan menjelang musim liburan sekolah.
Hasil survey Majalah Swa bekerjasama dengan Depbudpar baru-baru ini telah menetapkan Yogyakarta sebagai kota tujuan wisata terbaik, untuk ini berhak mendapatkan Indonesia Tourism Award (ITA) 2009. Penghargaan serupa juga diperoleh dari sebuah media pariwisata Malaysia yang menetapkan Yogyakarta sebagai destinasi paling digemari (favorit) di kalangan pelancong Malaysia karena daya tarik produk wisatanya berupa atraksi budaya, wisata belanja, dan wisata kuliner.
Sementara itu Data Badan Pariwisata Daerah (Baparda) DIY 2007 menyebutkan jumlah wisatawan nusantara (wisnus) yang menggunakan jasa akomodasi hotel berbintang di Yogyakarta sebanyak 587.893 orang, sedangkan yang memakai hotel melati sebanyak 558.304 orang. (Pusformas)
No Comments
Diskon Tanjung Benoa Watersport Untuk Natal dan Tahun Baru 2010
Posted on November 19th, 2009 by , under Berita.
Untuk Anda yang ingin menghabiskan liburan Natal dan Tahun Baru 2010, kami dari Tanjung Benoa Watersport menawarkan paket gebyar diskon Tanjung Benoa Watersport untuk Natal dan Tahun Baru 2010.
Dengan berbagai atraksi permainan yang menantang seperti parasailing, banana boat, glassbottom boat dan pulau penyu, flying fish, snoerkeling, diving dll.
Langsung meluncur ke Tanjung Benoa Watersport untuk mendapatkan harga promo ini.
No Comments
Menbudpar- Menkum HAM Sidak Pelayan VoA di Bandara Ngurah Rai Bali
Posted on November 18th, 2009 by , under Berita.
Budpar.go.id – Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Ir. Jero Wacik, SE bersama Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Patrialis Akbar melakukan inspeksi mendadak (sidak) seputar pelayanan Visa on Arrival (V0A) di Bandara Ngurah Rai, Bali, Minggu (15/11).
Dalam sidak di siang hari itu kedua Menteri meninjau loket pengurusan VoA, yang saat itu terjadi antrean panjang karena selang beberapa saat telah datang beberapa pesawat dari mancanegara dalam waktu yang hampir bersamaan. Ketika itu Menbudpar Jero Wacik dan Mengkum Ham Patrialis menemukan ada enam komputer di loket VoA tidak dapat digunakan karena rusak. Selain itu, ada beberapa peralatan penunjang kerja lainnya yang juga rusak.
Menkum Ham menyatakan, pihaknya akan berupaya meningkatkan pelayanan pengurusan VoA ini, sehingga wisatawan mancanegara (wisman) tidak kecewa saat berkunjung ke Bali. Kita akan ganti perangkat komputer serta peralatan penunjang dengan yang baru sehingga pelayanan kepada wisman akan semakin baik, kata Menteri Patrialis.
Pada Januari hingga September 2009 jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia melalui pintu masuk Bandara Ngurah Rai Bali sebesar 1.752.987 orang atau naik sekitar 13,6% dibanding periode yang sama tahun 2008. (Pusformas)
Sumber : http://www.budpar.go.id/page.php?ic=511&id=5178
No Comments
Dirjen NBSF: Soal “Film Kiamat 2012″ Tak Perlu Dirisaukan
Posted on November 18th, 2009 by , under Berita.
Budpar.go.id – Dirjen Nilai Budaya, Seni dan Film (NBSF) Depbudpar Tjetjep Suparman mengatakan, masyarakat tidak perlu merisaukan terhadap beredarnya film Kiamat 2012 karena film tersebut hanyalah sebuah karya fiksi yang sarat dengan seni imajinasi serta menggunakan teknologi tinggi.
Dikatakan, film itu telah lolos sensor dengan demikian tidak ada unsur yang membahayakan bagi masyarakat luas . “Lembaga Sensor Film (LSF) sudah mengeluarkan lulus sensor sehingga tidak perlu dirisaukan,” kata Tjetjep Suparman kepada wartawan di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Rabu (18/11).
Seperti diketahui film 2012 dibuat oleh perusahaan Sony Pictures dengan sutradara Roland Emmerich yang sebelumnya dikenal piawai dalam membuat film kolosal. Karya film Emmerich sebelumnya adalah Independence Day dan The Day After Tomorrow yang berhasil menyedot jutaan penonton di seluruh dunia. (Pusformas)
No Comments
Majalah femina : Langganan setia Rental Mobil Bali kami
Posted on November 16th, 2009 by , under Berita.
Hampir dalam 2 bulan ini sekitar 20an teman-teman dari Majalah Femina dan Majalah Swa, 2 majalah ternama di Indonesia, menjadi langganan sewa mobil Bali RC. Mudah-mudahan mereka selalu puas dengan pelayanan yang kami berikan, apalagi saya yakin driver-driver kami ramah-ramah dan bisa mengantar kemana saja client kami pergi.
Tentu menjadi berita gembira buat kami, dua majalah besar tersebut mempercayakan urusan transportasi di Bali untuk team yang sedang bertugas di Bali buat Bali RC.
Apakah Anda masih ragu menggunakan jasa kami?
Terus terang di Bali, banyak sekali usaha sewa mobil yang menawarkan dengan harga variasi, malah banyak yang banting harga, dengan harapan mendapat komisi belanja. Kami tidak mau terjerumus dengan persaingan seperti itu. Kami tetap berjalan di jalur kami, dengan memberikan pelayanan yang mudah-mudahan memuaskan hampir semua pelanggan kami. Tentu tidak 100% dan segala hal yang bisa kami puaskan. Kalau puas, saya yakin Anda tidak akan ragu membayar lebih hanya 10 atau 15 ribu rupiah, betul kan? Saya sebagai pelanggan untuk hal-hal lain, juga berpikir seperti itu.
Tentu tidak hanya Majalah Femina atau Swa, masih banyak sederet perusahaan yang kerap menggunakan jasa kami seperti Samsung, Telkomsel, Majalah Dewi, Kompas, PLN, Pertamina, HP Indonesia, PT MNC dan masih banyak lagi sederet perusahaan bonafid asal ibu kota dan kota-kota besar di Indonesia.
Tentu itu sekali lagi sebuah kebahagiaan buat kami, semoga buat Anda semua juga. Oleh karena itu saya mengajak untuk Anda yng belum pernah menggunakan jasa rental mobil Bali kami, silakan telpon ke 0361 9232442 atau SMS : 08174751683, untuk membuktikan sendiri.
No Comments
Manny Pacquiao vs Bali
Posted on November 15th, 2009 by , under Berita.
Hari ini saya tertarik untuk mengadu kedua keyword yang sangat populer ini, Manny Pacquiao dan Bali. Manny adalah petinju fenomenal asal Filipina yang telah menjadi juara di 7 kelas berbeda dan merupakan petinju nomor wahid, sedangkan Bali adalah pulau terbaik yang ada di dunia. Bukankah seru mengadu kedua terbaik ini di ajang mesin pencari?
Wasitnya bukanlah siapa-siapa, tapi Google.com! Dot Com, bukan co id.
Cobalah buka Google.com dan masukkan keyword tersebut secara bergantian. Hingga hari ini 15 November 2009, hasil pencarian untuk keyword “Manny pacquiao” adalah 4.960.000, sedangkan untuk keyword “Bali” adalah 39.400.000.
Hasil yang berbeda jauh memang, Bali masih unggul atas Pacman The Destroyer. Tapi dengan kemenangan terakhir melawan Miguel Cotton, bukan tidak mungkin hasil search untuk Manny akan meningkat tajam, kita akan lihat saja.
Terus bagaimana kalau keduanya diadu dengan Mr. Obama? Keduanya masih jauh lagi dibandingkan dengan keyword presiden AS, Barack Obama yang mencapai hasil 73 jutaan.
Bagaimana menurut kamu?
No Comments
JegegBagus.com : Daftarkan Bisnis Anda GRATIS!
Posted on November 14th, 2009 by , under Berita.
Seiring perubahan zaman, dunia internet kini memegang kendali khususnya dalam dunia pemasaran. Apakah bisnis Anda di Bali sudah memasuki dunia online atau menggunakan pemasaran melalui media internet? Kalau belum, sepertinya harus segera dimulai saat ini juga, walaupun pemasaran cara konvensional sudah bagus.
Kalau tidak memiliki website, kini gampang saja, tinggal daftarkan di perusahaan-perusahaan listing atau bisnis direktori yang kebanyakan gratis, seperti di www.jegegbagus.com.
Website bisnis direktori di Bali ini memberikan informasi mengenai berbagai usaha yang ada di Bali dalam berbagai kategori seperti spa, hotel, rumah makan, bangunan dan kontruksi, toko elektronik, komputer, internet, advertising dan masih banyak lagi yang lainnya.
JegegBagus.com (JB) adalah bisnis direktori online paling lengkap di Bali yang pasti akan memberikan keuntungan bagi Anda pemilik bisnis di Bali. Ayo mulailah beriklan di internet sekarang juga!
No Comments
Soundrenalin Kembali Dihelat di Bali
Posted on November 13th, 2009 by , under Berita.
Kapanlagi.com – Festival musik Soundrenalin 2009 bertema Lead the Beat, yang akan digelar di Garuda Wisnu Kencana atau GWK, Ungasan, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, pada 15 November akan menjadi ajang kreativitas musisi Indonesia.
“Pertunjukan ini merupakan yang kesembilan kalinya digelar dan Bali menjadi tuan rumah untuk keempat kalinya. Even ini tidak hanya menjadi kebanggaan, namun harapan kami para musisi dapat menunjukkan penampilan terbaiknya untuk perkembangan musik Indonesia,” kata Manager Humas PT HM Sampoerna, Agustine Leony, kepada wartawan di Kuta, Jumat (13/11).
Sejumlah musikus Bali kenamaan akan tampil, di antaranya Balawan, Ardo & Delights, Nanoe Biru, Kotak, Saint Loco dan Kanan Lima. Sedangkan grup-grup papan atas juga bakal menghibur para penggemar musik, di antaranya Slank, Superman Is Dead (SID), The Changcuters, Mulan Jameela, Ari Lasso, The Virgin, Naif dan lainnya.
Pihak penyelenggara sebelumnya juga telah melakukan seleksi terhadap para penggemar musik di 22 kota besar di Indonesia. Mereka diminta memainkan musik dengan peralatan seadanya seperti perabotan rumah tangga atau bengel, untuk menciptakan irama musik yang indah.
Hasilnya, 300 orang musik mania terpilih dan diajak pergi ke Bali guna melihat festival musik Soundrenalin 2009 di Bali. “Mereka bisa berinteraksi langsung dengan para musisi yang tampil,” ujar Leony didampingi Koko dari Deteksi Production.
Dalam pertunjukan ini, akan terbagi dalam tiga lokasi panggung yang berada di kawasan GWK, yakni di Festival Park Area, Amphi Teather Area dam Lotus Pons Area. Para musisi dan artis ini bakal tampil bersamaan di tiga lokasi dimulai pukul 15.00 wita dan berakhir pukul 23.30 wita.
Bagi masyarakat yang ingin menikmati musik itu bisa melihat sesuai jenis yang diinginkan. Di Lotus Ponds Area misalnya lebih banyak menampilkan musik beraliran pop progresif. Di Amphi Teather akan menyuguhkan musik bernuansa jazz, sedang di Festival Park Area mengusung aliran rock.
Salah satu musisi yang akan tampil, Balawan mengatakan, akan memainkan musik etnik jazz untuk menginspirasi lagu-lagu rock klasik yang akan diaransemen dengan gamelan. “Para penyanyi dan penonton dapat berbaur bersama sehingga bisa lebih interaktif,” ujarnya.
Para penonton, kata Balawan, akan diajak bersama musisi memainkan peralatan musik seadanya, misalnya kaleng air minum ataupun botol-botol minuman, sedemikian rupa sehingga menghasilkan harmonisasi dan menciptakan irama-irama musik yang indah.
Jika pada pertunjukan sebelumnya, dilibatkan musisi asing, untuk sekarang, penyelenggara sengaja tidak menghadirkan mereka. Alasannya, kata Koko, pihaknya ingin memberi ruang terbuka bagi para musisi Indonesia untuk tampil.
“Ini kesempatan bagi para musisi Indonesia, termasuk musisi lokal Bali untuk tampil mengekspresikan potensinya,” kata Koko.
Dia mengatakan, dalam ajang ini pihaknya ingin menunjukkan pada publik bahwa musik adalah bahasa universal. Kata dia, setiap orang tidak harus suka musik rock atau dangdut, untuk menontonnya. Yang penting mereka bisa merasa enjoy dan suka dengan musik untuk menghibur jiwanya.
Tantri dari grup Kotak yang akan manggung di Festival Park Area, mengaku sudah tiga kali tampil dalam ajang ini. “Kami harapkan ini bisa mempersatukan semua jenis musik. Kami sendiri akan lebih mengeksplor sisi elektronik, mudah-mudahan penggemar musik bisa terhibur,” katanya. (ant/bun)
Sumber : http://id.news.yahoo.com/kplg/20091113/ten-soundrenalin-kembali-dihelat-di-bali-51d3def.html
No Comments
Sejarah Agama Buddha Di bali
Posted on November 13th, 2009 by , under Berita.
Agama Buddha tidaklah asing bagi masyarakat Bali, karena di pulau ini pernah tercatat berkembangnya Agama Siwa-Buddha. Catatan ini membuktikan Agama Buddha pernah menjadi salah satu agama masyarakat Bali dan membuktikan pula bahwa Agama Buddha memiliki landasan filosofi moral cinta kasih yang universal sehingga mampu hidup berdampingan dan menyatu dengan agama-agama (sekte-sekte) lain secara harmonis.
Catatan sejarah menunjukkan Agama Buddha diperkirakan masuk ke pulau Dewata pada abad ke 7 – 8. Banyak bukti sejarah yang kini menjadi saksi keberadaannya, seperti stupika (stupa), candi, patung-patung Buddha yang ditemukan di wilayah Kabupaten Gianyar, Klungkung, Karangasem dan Buleleng. Terakhir diketemukan stupa-stupa di desa Kalibukbuk (dekat daerah wisata Lovina, ±1 km dari BVA).
Banyak tokoh Buddhis di Bali yang tercatat memiliki peran amat penting dalam menata sosial kemasyarakatan, misalnya Mpu Kuturan, Mpu Nirarta (Dang Hyang Nirarta kemudian menyebarkan Siwa, yang dalam praktek hidupnya masih kental dipengaruhi oleh filosofi Buddha), Mpu Astapaka dan lain-lainnya. Bahkan keturunan Mpu Astapaka (merupakan keponakan Dang Hyang Nirarta) hingga kini masih jelas identitas Buddhisnya.
Seperti yang kita lihat saat ini, faham-faham Buddhis telah demikian luas dan menyatu secara harmonis dengan faham-faham lainnya seperti Siwa, Bojangga, Waisnawa, Soradan lain-lainnya menjadi satu yaitu yang kita kenal sebagai Agama Hindu Bali yang kemudian menjadi Agama Hindu.
Seiring dengan perkembangan sosial kehidupan masyarakat Indonesia secara umum, Agama Hindu dan Buddha mengalami kemunduran yang sangat berarti setelah tokoh-tokoh diatas tiada. Guru-guru spiritual yang berkualitas amat langka, kitab-kitab suci pun amat terbatas (kalau toh ada cenderung dikeramatkan oleh pemiliknya), lontar-lontar mulai ditinggalkan dan dilupakan karena desakan teknologi dan arus materialisme. Makna ritual keagamaan mulai bergeser menjadi Dogma. Keadaan seperti ini berlangsung hingga Bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya dari penjajahan Belanda dan Jepang.
Setelah jaman kemerdekaan, mulailah muncul keinginan-keinginan mempelajari agama-agama leluhur dan lahirlah kelompok-kelompok atau paguyuban-paguyuban yang khusus menggali dan mempelajari Agama dan Sastra yang pada jaman itu sangat populer dengan sebutan kelompok-kelompok kebathinan. Kitab-kitab suci agama Hindu dan Buddha mulai bisa didapatkan dari luar dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Dhammaduta asing mulai datang ke Indonesia. Kaum intelektual mulai tertarik memperdalam belajar agama yang otentik/murni. Tercatat pelajar-pelajar Bali di Yogyakarta antara lain I Ketut Tangkas (kini Titha Ketuko Thera), IGN Oka Diputhera dan lain-lainnya ikut tergabung dalam kelompok-kelompok yang menggali dan mempelajari filsafat-filsafat agama yang murni. Di Bali tercatat nama Ida Ketut Jelantik dari desa Banjar Tegehe merupakan figur sastrawan yang getol mempelajari agama Buddha. Ida Ketut Jelantik yang terkenal dengan karya sastranya yang berjudul Sucita Subudi adalah paman Ida Bagus Giri (kemudian dikenal dengan nama Girirakkhito Mahathera). Ida Ketut Jelantik membangkitkan kembali ajaran Buddhisme yang otentik (yang belum dipengaruhi oleh kondisi-kondisi tertentu/murni) melalui kelompok-kelompok sastrawan di Bali Utara/Buleleng khususnya di desa Banjar dan sekitarnya.
Setelah peringatan Buddha Jayanti pada tahun 1956 di Semarang, mulailah muncul kelompok-kelompok yang senang mempelajari kebathinan khususnya menghayati Buddhisme melalui metode Meditasi Vipasana Bhavana. Figur-figur yang tergabung dalam kelompok itu di antaranya adalah I Nengah Astika (kini dikenal dengan nama Shri Pandita Buddharakshita), almarhum Ida Putu Gede Sangging, almarhum Ida Komang Gejer, almarhum Jro Dalang Nyoman Gede, almarhum Putu Mertha Purna, almarhum I Gde Sedana dan lain-lainnya.
Sumber : B. Rahoela, S.Sos. Dikutip dari : http://www.brahmaviharaarama.com/index.php?option=com_content&view=article&id=19:sejarah-agama-buddha-di-bali&catid=29:latar-belakang&Itemid=27
Foto : Vihara Banjar www.balidailyphoto.com