Bali Blogger Rotating Header Image

Gagal Panen, Petani Jual Daun Cengkeh



Pengalaman baru pulang kampung beberapa hari ini, saya melihat hal baru di desa kelahiran ini. Petani Cengkeh karena tidak bisa menjual cengkeh dan tangkainya, mereka pun akhirnya menjual daun cengkeh. Walaupun di sini harganya 1000 – 1.200 per kg, tetapi lumayanlah memberikan pemasukan buat para petani yang sedang “krisis”. Sayang, judi togel di Tinggarsari ini masih 5  x seminggu, semoga kepolisian Busungbiu dan Buleleng yang loyo ini bisa segera membersihkan desa Tinggarsari dari judi toto gelap ini. Eh, tadi baca Bisnis Bali, ternyata sudah masuk berita rupanya :)

 

Singaraja (Bisnis Bali) – Petani cengkeh di Buleleng hampir sebagian besar mengalami gagal panen akibat tanaman tidak berbunga karena cuaca ekstrem. Kendati demikian, petani di Bali Utara tetap bisa tersenyum karena tanaman yang tidak berbunga itu tetap menghasilkan dengan menjual daun cengkeh kering.

Daun cengkeh laku keras setelah maraknya usaha penyulingan minyak daun cengkeh. Satu kilogram daun cengkeh kering dijual dengan harga bervariasi Rp 1.000 hingga Rp 1.500.

Salah seorang petani di Desa Gesing, Kecamatan Banjar, Minggu (21/8) lalu menuturkan, beberapa bulan belakangan ini banyak pengepul yang mencari daun cengkeh kering. Bahkan, para pembeli ini datang langsung ke kebun-kebun milik warga untuk membeli daun cengkeh yang sudah rontok dari pohon dan kering akibat sinar matahari. Sejak itu, dirinya mengumpulkan daun cengkeh kering di kebunnya untuk dijual. Hasilnya, daun cengkeh yang biasanya dibiarkan membusuk di bawah pohon laku terjual hingga Rp 1.000 tiap kilogram.

Sementara itu, salah seorang pengusaha minyak cengkeh, Agus Darmayasa menyatakan, daun cengkeh kering dibeli dari beberapa subak di Gesing, Gobleg, Tigawasa, Busungbiu, dan sekitarnya. Selain mencari ke kebun milik warga dirinya juga menerima pasokan daun cengkeh dari pengepul yang mengantarkan langsung ke tempat penyulingan di Desa Rangdu, Kecamatan Seririt. “Sekarang banyak yang menyuling, sehingga membeli daun agak sulit makanya selain menunggu dari pasokan pengepul saya juga beli daun langsung di kebun warga,” katanya.

Menurut Agus, tidak semua daun cengkeh kering yang disuling bisa menghasilkan minyak. Daun yang paling banyak mengandung minyak adalah daun yang rontok pada saat tanaman sedang berbunga. Di samping itu, daung cengkeh kering tidak boleh bercampur dengan daun lain atau daun yang sudah dikotori oleh tanah. Daun cengkeh kering disuling dengan cara merebus daun dengan tunggku khusus.

Uapnya kemudian didinginkan dengan air, sehingga menghasilkan minyak sulingan. Tiap lima kuintal daung cengkeh kering direbus dalam waktu delapan jam. “Kalau daun yang sekarang kandungan minyaknya sedikit karena tanaman tidak ada yang berbunga. Untuk lima kuintal daun cengkeh yang disuling paling banyak dapat minyak antara 9 hingga 12 kilogram,” katanya.

Saat ditanya harga minyak itu, Agus Darmayasa mengatakan, untuk sementara ini harga minyak setengah jadi cukup stabil. Tiap kilogram minyak setengah jadi laku dijual kepada pengepul di luar Bali Rp 100.000. Penjualan minyak seharga itu dirinya mengaku dapat keuntungan lumayan setelah pembelian daun cengkeh dan ongkos buruh. “Permintaan minyak juga tetap ramai, hanya saja daun yang kita suling kandungan minyaknya sedikit. Sementara karena banyaknya pengusaha yang membeli harga daun menjadi melonjak,” katanya.

Di tempat terpisah, Ketua Asosiasi Petani Cengkeh (APCI) Propinsi Bali, Made Suyasa menilai, penjualan daun cengkeh yang biasanya menjadi limbah tanaman cukup memberikan penghasilan tambahan kepada petani. Apalagi, pengusaha berani mengambil langsung daun dari kebun, sehingga petani tidak sulit untuk menjual daun cengkeh.

Di samping itu, limbah yang bisa dijual ini akan membantu petani membersihkan daun cengkeh yang sering menggangu tanaman akibat kandungan minyak pada saat daun membusuk. “Kita akan terus sosialisasikan dan menyarankan petani daun jangan lagi ditimbun di sekitar tanaman, tetapi daun dikumpulkan kemudian dijual kepada pengusaha penyulingan,” katanya. *mud(image :matanews.com)

Sumber : BisnisBali.com

daun cengkeh kering, jual daun cengkeh, harga daun cengkeh kering, beli daun cengkeh, harga minyak cengkeh Oktober 2011, harga minyak cengkeh terbaru, jual daun cengkeh kering

2 Comments

  1. darning says:

    pantas aja pak bos daun dari bali dibawa ke sini (trenggalek-tulungagung)wong harganya 3kali lipat.disini ada yang 4500kok

  2. yoyok suliono says:

    tolong saya dicarikan penggepol daun cengkeh saat ini kami membutukan 15 ton perminngunya terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>