Pelayanan visa saat kedatangan (Visa on Arrival /VoA) di atas pesawat diterapkan mulai 1 Pebruari 2010 pada penerbangan Garuda Indonesia rute Tokyo-Denpasar-Jakarta. Trobosan pelayanan ini sebagai upaya menarik kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia yang tahun 2010 ini ditargetkan sebesar 7 juta wisman. Pelayanan visa on board tersebut sebelumnya telah diujicoba akhir Desember 2009 lalu di pesawat Garuda Indonesia untuk jalur yang sama.
“Pelayanan visa on board di pesawat Garuda Indonesia ini dalam waktu dekat bisa diperluas untuk kedatangan wisatawan dari Australia dan Korea, “kata DR. Sapta Nirwandar, Dirjen Pemasaran Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar) di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Rabu (27/1).
Menurut Sapta Nirwandar, pelayanan visa on board merupakan salah satu solusi dalam meningkatkan pelayanan kepada wisman saat kedatangan di bandara (arrival) internasional, yang kerap dikeluhkan wisman karena harus antre panjang dan melelahkan.
Diharapkan dengan meningkatnya pelayanan tersebut, minat wisatawan dari mancanegara ke Indonesia terus meningkat sehingga target kunjungan wisman yang tahun ini sebesar 7 juta orang akan tercapai.
Adanya pelayan visa on board tersebut warga asing penumpang Garuda Indonesia (rute Tokyo-Denpasar-Jakarta) tidak perlu lagi antre di konter imigrasi. Mereka cukup membeli voucher pembayaran visa on arrival di counter check in Garuda Indonesia, Bandara Narita, Tokyo kemudian dilakukan pemeriksaan paspor dan pemberian visa kedatangan (VoA) oleh petugas imigrasi di atas pesawat.
Fasilitas VoA selain diberikan kepada wisatawan marga negara Jepang, juga warga negara Afrika Selatan, Aljazair, Amerika Serikat, Australia, Austria, Bahrain, Belanda, Belgia, Brazil, Bulgaria, Ceko, Cyprus, Denmark, UEA, Estonia, Fiji, Finlandia, India, Inggris, Iran, Irlandia, Hongaria, Italia, Islandia, dan Jepang.
Selain itu juga Jerman, Kamboja, Kanada, Korea Selatan, Kuwait, Laos, Latvia, Libya, Liechthstein, Lithuania, Luxemburg, Meladewa, Malta, Meksiko, Mesir, Monako, Norwegi, Oman, Panama, Perancis, Polandia, Portugal, Qatar, China, Rumania, Rusia, Arab Saudi , Selandia Baru, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Suriname, Swedia, Swiss, Taiwan, Tunisia, dan Yunani. (Pusformas)
Sumber : http://www.budpar.go.id/page.php?ic=511&id=5247
Artikel yang berhubungan:
- Depbudpar Naikkan Target 7 Juta Wisman Tahun 2010 Budpar.go.id – Indonesia akan menaikkan target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman)...
- Pelayanan Kedatangan Wisman di Bandara Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai Segera Ditingkatkan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Ir. Jero Wacik, SE mengatakan,...
- Menbudpar- Menkum HAM Sidak Pelayan VoA di Bandara Ngurah Rai Bali Budpar.go.id – Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Ir. Jero Wacik,...
- Kunjungan Wisman ke Indonesia Naik 2,61% Budpar.go.id – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Semester...
- Juli 2009, Kunjungan Wisman Ke Bali Capai Angka Tertinggi Budpar.go.id – Kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada bulan...
- Kemenbudpar Fasilitasi 20 Industri Pariwisata Berjualan di Bursa Vakantiebeurs Belanda Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kembenbudpar) bersama Kedubes RI di Den...
- Soekarno-Hatta, Bandara Tepat Waktu Kedua Dunia Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Cengkareng Jakarta berhasil menempati posisi kedua...
- Pameran ‘Belove Sumatera’ di Leiden dan Singapura Mengawali Tahun Kunjung Museum 2010 Pameran akbar bertemakan khasanah budaya Sumatara (Belove Sumatara) yang berlangsung...
- Depbudpar Bentuk “Pusat Pemantauan Wisatawan” pada Liburan Idul Fitri 1430 H Budpar.go.id – Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) membentuk “Pusat Pemantauan...
- Pasca-bom Mega Kuningan: Turis Timur Tengah dan India Banyak Kunjungi Taman Safari Bogor Budpar.go.id – Peristiwa ledakan bom Mega Kuningan Jakarta Jumat lalu...






Wisata Seawalker - Wisata seawalker adanya di 


















